Cara Yang Benar Berpuasa Untuk Ibu Hamil Dan Menyusui

0
88

Hamil atau kehamilan suatu hal yang paling di tunggu tunggu oleh semua wanita di seluruh dunia. Apalagi bagi pasangan yang baru menjalani rumah tangga, kehamilan sangatlah penting dan berarti. sang ibu akan berusaha menjaga kandungannya dengan sebaik baiknya hingga tiba saatnya persalinan. Namun Kadang banyak yang di tanyakan sang ibu hal apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh wanita yang sedang hamil. salah satu pertanyaan umum para wanita hamil, bolehkah dalam keadaan hamil dan kegiatan menyusui itu berpuasa? Jawabannya boleh saja, asalkan mengalami problem masalah pada kesehatan janin dan ibunya

Jadi sebelum anda melakukan kegiatan berpuasa sebaiknya anda berkonsultasi pada dokter kandungan anda, apabila kondisi kandungan anda sehat dan tidak bermasalah pada janin dan ibunya serta di izinkan untuk berpuasa menahan lapar dan dahaga, sebaiknya anda ikuti tips dan cara yang bener berpuasa bagi ibu hamil dan menyusui. supaya puasa anda dalam bulan Ramadhan atau pusan senin dan kamis, puasa daud dll tidak ada hambatan. pastinya dan tidak mau kan sehari dua hari puasan keesokan harinya dan sakit atau drop apalagi anda dalam keadaan hamil mengandung sang janin dan menyusui.

Sebenarnya kalau dilihat dari sisi kesehatan, puasa sendiri memiliki dampak kepada perempuan yang sedang mengandung atau menyusui. Misalnya adanya dehidrasi atau kelemahan cairan terkhusunya ibu menyusui yang ekslusif sebelum sang bayi memasuki usia 6 bulan, sebab sejatinya pada masa -masa berikut ibu bakal menyusui secara rutin sampai 2 hingga 3 jam tanpa mengenal masa-masa siang atau malam. Anjuran yang baik sebenarnya mengerjakan puasa saat bayi sudah menjangkau usia 6 bulan dan bisa menerima MPASI. Namun, terdapat kabar baik untuk semua ibu yang hendak tetap menjalankan ibadah puasa meskipun dalam proses kehamilan atau mesti menyerahkan ASI untuk sang anak.

Tips dan trik yang baik dan benar butuh diterapkan. Bagaimana caranya? Ini termasuk memperhitungkan makanan dan minuman yang baik saat berpuasa terkhusunya yang kaya vitamin dan serat kemudian kelaziman baik yang perlu dilaksanakan untuk mengawal stamina tetap baik dan stabil. Anda hendak tahu selengkapnya? Nah, article ini bakal beritahu seputar saran praktis guna wanita hamil atau menyusui supaya bisa tetap fasih berpuasa sekitar bulan suci Ramadhan. Langsung saja tanpa basa -basi ayo kita simak Bersama -sama

4 Cara Yang Benar Berpuasa Untuk Ibu Hamil Dan Menyusui

1. Memperhatikan Usia Kehamilan Anda

Usia kehamilan adalah hal yang paling utama di perhatikan bagi ibu yang ingin melakukan ibadah puasa. Karena wanita yang usia kehamilannya masih dalam timester pertama itu tidak diperbolehkan berpuasa. Mengapa tidak boleh? karena pada usia ini sang janin memasuki masa dimana sang janin dalam pembentukan organ, otak, pencernaan dan lain lain.

Selain tersebut pada trimester kesatu ini pun calon ibu bakal lebih rentan untuk merasakan keluhan laksana halnya mual, pusing atau bahkan muntah sampai badan menjadi lemas sampai-sampai akan paling menyulitkan ibu guna berpuasa. Sedangkan umur kehamilan yang dianjurkan ialah umur janin telah menginjak trimester kedua dan ketiga sebab masa ini janin melulu tinggal proses pembesaran saja, gangguan laksana mual pun telah berkurang. Bagi ibu yang sedang menyusui bisa berpuasa asalkan kecukupan nutrisi, gizi dan cairan terpenuhi untuk diri sendiri maupun sang buah hati.

2. Mencukupi Kebutuhan Nutrisi Sang Janin

Untuk meyakinkan kesehatan ibu dan bayi, keperluan nutrisi ialah salah satu hal yang paling penting. Baik untuk ibu hamil dan menyusui paling tidak mesti mengisi syarat keperluan yakni 2500 kkal/hari atau yang terbagi menjadi 50% karbohidrat, 30% protein nabati dan hewani, sisanya yaitu 20% diperuntukkan guna jumlah lemak baik. Penting pun untuk dikenang Hindari makanan yang pedas, manis berlebih, asin tergolong junk food meskipun dalam situasi ngidam. Selalu simaklah apa yang kamu makan dan minum, perbanyak buah –buahan yang recommended guna di konsumsi ibu hamil laksana semangka, pisang, alpukat, mangga, jeruk dan beda sebagainya.

3. Perbanyak mengonsumsi air putih

Dehidrasi merupakan salah satu penyakit yang biasa selalu siap mengintip setiap orang yang sedang berpuasa termasuk para ibu yang sedang mengandung atau menyusui. Umumnya sang ibu akan sangat disarankan bahkan wajib untuk mengonsumsi air putih sebanyak 8 hingga 10 gelas per hari. Untuk itu selama berpuasa lebih baik wanita hamil dan menyusui minum air putih secara bertahap yakni 2 gelas pada saat berbuka, 2 gelas ketika makan berat, 2 gelas sebelum beranjak tidur, dan 2 gelas pada saat sahur. Lebih dari itu adalah baik asal sesuai dengan kebutuhan. Buah –buah yang mengandung air juga bisa sebagai pengganti bagi ibu yang tidak bisa minum air putih secara maksimal misalnya semangka dan air kelapa muda.

4. Melakukan olahraga ringan secara rutin

Olahraga bukan tidak bisa dilakukan ketika sedang berpuasa malahan sebaliknya olahraga ringan dapat memberikan sejuta manfaat. Misalnya hal ini dapat menjaga kebugaran tubuh, mencegah adanya stres, mempermudah dalam proses persalinan dan juga untuk perkembangan janin yang sehat. Namun, untuk mendapatkan semua manfaat itu ada syarat yang perlu dipenuhi dari segi waktu dan intensitasnya.

Waktu paling baik adalah di pagi hari atau bisa juga 60 menit menjelang berbuka puasa. Anda bisa memilih jenis olahraga yang low impact seperti halnya berjalan kaki atau senam ringan. Sedangkan untuk intensitasnya sendiri dapat diterapkan sebanyak 3 kali dalam seminggu dengan durasi setidaknya 20 -30 menit untuk sekali olahraga.

Uraian diatas adalah Tips ampuh, sehat dan sudah pasti aman untuk anda terapkan dalam kehidupan sehari -hari agar bisa terus berpuasa secara lancar tanpa di halangi perasaan was -was akan kesehatan sang bayi maupun anda sendiri. Selama nutrisi di bulan Ramadhan terpenuhi dengan baik, hal ini tidak akan berdampak buruk bagi sang buah hati. Hindari berpuasa apabila sang ibu mengalami mual atau pusing dan berbagai dampak pada kehamilan yang lainnya.

Namun, cara yang lebih baik lagi adalah jangan lupa untuk selalu informasikan atau konsultasi pada dokter kepercayaan anda apapun yang terjadi, sebab lebih baik mencegah daripada mengobati,  prinsip ini juga berlaku bagi sang ibu yang sedang mengandung dan juga menyusui ketika ingin berpuasa. Lengkapi pengetahuan anda secara saksama agar tidak ada hal -hal yang tidak diinginkan itu terjadi. Ini adalah informasi secara singkat yang diharapkan dapat membantu sobat semua dan semoga senantiasa memiliki manfaat.

sumber: mastimon.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here